JAKARTA - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto merespons soal isu pergantian Kapolri. Ia tidak memberikan jawaban tegas terkait hal itu, namun meminta publik menunggu waktu yang tepat.
"Tunggu tanggal waktunya," ujarnya kepada awak media, Selasa (4/8/2026).
Ia hanya menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang lumrah dalam pemerintahan.
Baca Juga: DPR Bantah Surpres Pergantian Kapolri Masuk Parlemen, Jenderal Listyo Sigit Tetap Menjabat "Jabatan di dunia pasti akan diganti, tidak ada yang tidak diganti, kan begitu. Tinggal waktunya tergantung Pak Presiden," katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengaku belum menerima surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Kagak ada, kagak ada!" kata Sahroni kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Sahroni memastikan belum ada pemberitahuan mengenai pengiriman Surpres tersebut. Menurutnya, apabila surat itu telah dikirim, DPR tentu akan mengetahuinya.
"Belum... enggak ada masalahnya! Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya, pasti gua jawab. Masalahnya belum ada," jelas dia.
Ketika kembali ditanya apakah Surpres tersebut belum dibuka, Sahroni kembali membantah adanya surat tersebut.
"Enggak lah, enggak... enggak ada!" tegasnya.
Lebih lanjut, politisi Partai NasDem ini menilai kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih baik sehingga belum perlu dilakukan pergantian jabatan di tengah isu yang beredar. Menurut Sahroni, isu pergantian Kapolri memang menguat karena Listyo Sigit telah menjabat selama sekitar lima tahun.
Namun, ia menegaskan hal tersebut bukan berarti ada catatan buruk terhadap kinerja Kapolri.