JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung Program Sekolah Rakyat melalui pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembangunan sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia.
Penegasan itu disampaikan Purbaya saat meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Purbaya, salah satu tugas Kementerian Keuangan adalah memastikan ketersediaan anggaran agar seluruh program prioritas pemerintah dapat berjalan secara optimal, termasuk Program Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Pertemuan Molor gara-gara Pergantian Pimpinan, Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tetap Pisah dari Pendidikan di 2028 "Salah satu tugas Kementerian Keuangan adalah memastikan ketersediaan anggaran agar program tersebut dapat berjalan optimal," kata Purbaya.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia, khususnya dari keluarga yang membutuhkan.
Purbaya berharap para siswa yang memperoleh kesempatan belajar melalui Program Sekolah Rakyat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus meningkatkan mobilitas sosial melalui pendidikan.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan implementasi penggunaan APBN berjalan efektif dalam mendukung sektor pendidikan.
Menurutnya, pembiayaan pendidikan merupakan investasi jangka panjang pemerintah untuk mencetak generasi unggul yang mampu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan nilai kontrak pembangunan mencapai Rp3,52 triliun dan pagu anggaran sebesar Rp3,82 triliun.
Hingga saat ini, realisasi anggaran pembangunan sekolah tersebut telah mencapai Rp3,21 triliun.
Sekolah Rakyat Terintegrasi mengusung konsep pendidikan terpadu yang menggabungkan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kawasan pendidikan.
Selain mengikuti kegiatan belajar mengajar, para siswa juga tinggal di asrama yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung guna menunjang proses pembelajaran sekaligus membentuk karakter peserta didik.