BANDA ACEH — Kepolisian Daerah (Polda) Aceh terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak dalam menjaga keamanan wilayah dan mendukung pelayanan publik.
Salah satunya melalui pertemuan silaturahmi bersama jajaran PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh di Mapolda Aceh, Rabu (29/7/2026).
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima langsung kunjungan jajaran PT PLN UID Aceh di Ruang Kerja Kapolda Aceh.
Baca Juga: Mualem Bertemu Hashim Djojohadikusumo, Bahas Percepatan Investasi dan Hilirisasi Energi Aceh Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi antara institusi kepolisian dan perusahaan penyedia layanan listrik di Aceh.
Dalam kegiatan itu, Kapolda Aceh didampingi sejumlah pejabat utama Polda Aceh, di antaranya Karoops Polda Aceh, Dirpamobvit Polda Aceh, Dirsamapta Polda Aceh, Penata Kebijakan Kapolri Madya Tk. III Polda Aceh, serta Kayanma Polda Aceh.
Sementara dari pihak PT PLN UID Aceh, rombongan dipimpin langsung oleh General Manager PT PLN UID Aceh bersama jajaran manajemen, mulai dari Senior Manager Niaga, Senior Manager Distribusi, Senior Manager Keuangan dan Umum, Senior Manager Perencanaan, hingga Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Polda Aceh dan PT PLN UID Aceh, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memastikan pelayanan kelistrikan berjalan dengan baik.
"Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja sama antara Polda Aceh dan PT PLN UID Aceh, sehingga koordinasi dalam mendukung keamanan objek vital nasional maupun pelayanan kelistrikan kepada masyarakat dapat terus berjalan secara optimal," ujar Joko.
Menurut Joko, sektor ketenagalistrikan merupakan salah satu layanan penting yang membutuhkan dukungan keamanan agar operasionalnya tetap berjalan lancar.
Karena itu, Polda Aceh berkomitmen memberikan dukungan melalui pengamanan, pertukaran informasi, serta koordinasi secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, kerja sama yang semakin kuat antara kedua lembaga diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan listrik di seluruh wilayah Aceh sekaligus mendukung pembangunan daerah.