Breaking News! Negara-negara Teluk Melobi AS Hentikan Serangan Israel ke Fasilitas Minyak Iran

BITVonline.com - Jumat, 11 Oktober 2024 10:25 WIB

EMIRAT -Negara-negara Teluk Arab, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Qatar, tengah melobi Washington untuk menghentikan serangan Israel terhadap lokasi-lokasi minyak Iran. Langkah ini diambil karena kekhawatiran bahwa fasilitas minyak mereka sendiri dapat menjadi target serangan oleh proksi Iran jika konflik di kawasan tersebut meningkat.

Dalam upaya untuk menghindari terjebak dalam ketegangan yang lebih luas, negara-negara Teluk tersebut juga telah mengeluarkan larangan bagi Israel untuk menggunakan wilayah udara mereka dalam serangan apa pun terhadap Iran. Informasi ini diperoleh dari tiga sumber dekat dengan pemerintah, yang mengkonfirmasi bahwa pesan ini telah disampaikan kepada pihak AS.

Israel, dalam sebuah pernyataan, menyatakan bahwa Iran akan membayar harga atas serangan rudal yang terjadi minggu lalu. Sebaliknya, Teheran memperingatkan bahwa setiap balasan dari mereka akan menyebabkan kehancuran besar, meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya perang yang lebih luas yang dapat merugikan kepentingan Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Langkah-langkah oleh negara-negara Teluk ini juga muncul setelah dorongan diplomatik dari Iran, yang merupakan negara Syiah non-Arab, untuk membujuk tetangga Sunni mereka di Teluk agar menggunakan pengaruh mereka dengan Washington. Hal ini terutama terkait dengan kekhawatiran bahwa Israel dapat menargetkan fasilitas produksi minyak Iran.

Dalam pertemuan yang berlangsung awal pekan ini, Iran mengingatkan Arab Saudi bahwa mereka tidak dapat menjamin keamanan fasilitas minyak kerajaan jika Israel diberikan dukungan untuk melakukan serangan. “Iran telah menyatakan: ‘Jika negara-negara Teluk membuka wilayah udara mereka untuk Israel, itu akan dianggap sebagai tindakan perang,” ungkap Ali Shihabi, seorang analis Saudi yang dekat dengan istana kerajaan.

Pesan yang jelas dari Teheran ini menunjukkan bahwa mereka memperingatkan Riyadh tentang kemungkinan reaksi dari sekutu-sekutu mereka di negara-negara seperti Irak dan Yaman jika dukungan regional diberikan kepada Israel dalam konflik ini.

Sumber-sumber dari kawasan Teluk dan Iran menyebutkan bahwa potensi serangan Israel menjadi fokus utama dalam pembicaraan antara Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, yang sedang dalam tur di Teluk untuk mencari dukungan dari negara-negara tetangga.

Kondisi yang semakin tegang ini menciptakan sebuah situasi yang kompleks di kawasan, di mana ketidakpastian politik dan keamanan dapat berdampak luas, tidak hanya bagi negara-negara Teluk tetapi juga bagi kepentingan global yang lebih besar, termasuk Amerika Serikat. Diplomasi dan komunikasi antar negara kini menjadi semakin penting untuk mencegah eskalasi yang lebih jauh di wilayah yang sudah rawan konflik ini.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Menteri LH Dukung Fatwa MUI: Buang Sampah ke Sungai dan Laut Haram!

Nasional

300 Pelajar Ikuti Persami KKRI di Kapal Perang, Kodaeral III Tempa Karakter Generasi Muda

Nasional

Bupati Humbahas Temui Luhut, Pertanian dan Kesehatan Jadi Fokus Pembangunan 2026

Nasional

Polisi Tangkap Empat Terduga Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, Aparat Terus Kejar Kelompok Bersenjata Lainnya

Nasional

Air Bersih Kian Dekat, Satgas TMMD Kodim 0207/Simalungun Bersama Masyarakat Percepat Pengerjaan Sumur Bor di Dame Raya

Nasional

Komisi III DPR Tegas: Klaim Jokowi Tak Berperan dalam Revisi UU KPK 2019 Salah Kaprah, Publik Diminta Tak Keliru