Viral! Pemilik Kendaraan di Pematang Siantar Mengamuk Usai BBM Tercampur Air

BITVonline.com - Sabtu, 12 Oktober 2024 03:48 WIB

Pematang Siantar – Kejadian mengejutkan terjadi di Pematang Siantar, Sumatera Utara, di mana sejumlah pemilik kendaraan mengamuk setelah menemukan mesin kendaraan mereka rusak akibat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU. Viral di media sosial, insiden ini disebabkan dugaan BBM yang dijual tercampur air, memicu kemarahan masyarakat setempat.

Menyikapi situasi tersebut, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan tindakan cepat dengan melakukan pengecekan di lokasi. “Indikasi awal menunjukkan bahwa ada kebocoran di area tangki pendam Pertalite, yang mungkin diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut,” ujarnya saat dihubungi oleh awak media, Sabtu (12/10/2024).

Kebocoran Tangki Diduga Penyebab Utama

Heppy menjelaskan lebih lanjut bahwa curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir memungkinkan air merembes masuk ke dalam tangki pendam BBM. “Kami mencurigai bahwa kondisi ini yang menyebabkan kontaminasi air dalam bahan bakar yang disuplai di SPBU,” tambahnya.

Sebagai langkah preventif, SPBU 14.211.207 yang berlokasi di Jalan Sangnawaluh Pematang Siantar ditutup sementara waktu. “Kami menghimbau masyarakat untuk beralih ke SPBU lain di sekitarnya sampai kami menyelesaikan pengecekan menyeluruh untuk menemukan sumber kebocoran,” tutur Heppy.

Komitmen Pertamina untuk Memperbaiki Kerugian Konsumen

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mengganti biaya perbaikan kendaraan yang mengalami kerusakan akibat BBM terkontaminasi. “Kami akan bertanggung jawab dan siap mengganti biaya perbaikan bagi konsumen yang mengalami kerusakan mesin setelah pengisian Pertalite di SPBU tersebut,” tegasnya.

Sikap proaktif ini diharapkan dapat meredakan kemarahan masyarakat dan memberikan jaminan kepada konsumen bahwa PT Pertamina Patra Niaga bertanggung jawab atas kualitas produk yang dijual.

Reaksi Masyarakat dan Harapan ke Depan

Reaksi masyarakat cukup beragam, mulai dari kemarahan hingga harapan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Beberapa pemilik kendaraan menyampaikan kekecewaan mereka melalui media sosial, meminta agar pihak Pertamina lebih memperhatikan kualitas BBM yang dijual di SPBU.

Ke depan, Pertamina diharapkan dapat memperbaiki sistem pengawasan dan pemeliharaan fasilitas penyimpanan BBM agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Masyarakat pun diimbau untuk selalu melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan setelah mengisi bahan bakar, terutama jika terjadi perubahan yang tidak biasa.

Dengan tindakan cepat dan responsif dari PT Pertamina Patra Niaga, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan BBM dapat terus terjaga.

(n/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Kepala BNN Deli Serdang Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Tahanan, Polda Sumut Buka Suara

Nasional

Warga Aceh Patungan Rp1 Miliar Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Menteri PU: Terima Kasih, tapi Itu Belum Cukup

Nasional

Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 27 Orang Kini Jadi Tersangka

Nasional

Proyek Meubelir Langkat Rp48,4 Miliar Diduga "Kejar Tayang", Kejatisu Temukan Sejumlah Kejanggalan

Nasional

Bobby Nasution Sayangkan OTT KPK di Langkat: Korban Utamanya Masyarakat

Nasional

Tak Sekadar Bangun Infrastruktur, Pemerintah Siapkan Tata Ruang Baru untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Pascabencana