TEBING TINGGI– Momen peringatan Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut, Kahiyang Ayu, untuk berbagi kebahagiaan bersama ratusan anak yatim, duafa, dan penyandang disabilitas. Melalui kegiatan bertajuk *Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan*, mereka diajak berbelanja kebutuhan sekolah di salah satu pusat perbelanjaan modern di Kota Tebing Tinggi, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Sumatera Utara tersebut merupakan hasil kolaborasi TP PKK Provinsi Sumut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumut, dan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Sumut. Ratusan anak dari lima kecamatan di Kota Tebing Tinggi mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Dalam kesempatan itu, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp500 ribu yang dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan sekolah sesuai pilihan masing-masing, mulai dari tas, sepatu, pakaian hingga sandal. Kahiyang Ayu tampak mendampingi anak-anak saat memilih barang yang diinginkan serta menyapa mereka satu per satu.
Baca Juga: Ketua TP PKK Asahan Ikuti Bimtek PKK Sumut, Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Program Kesejahteraan Keluarga Didampingi Ketua DWP Sumut Evi Novida Ginting dan Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi Susmita Wanti Irdian Saragih, Kahiyang juga memberikan semangat kepada anak-anak agar terus rajin belajar, menghormati orang tua, dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita.
"Anak-anak ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang tangguh, dan menjadi generasi emas Indonesia," ujar Kahiyang Ayu.
Kegiatan tersebut disambut gembira oleh para peserta. Salah satunya Sabil, siswa kelas III SD, yang mengaku senang bisa membawa pulang tas dan sepatu baru.
"Senang sekali belanja dibayarin. Terima kasih untuk semuanya," kata Sabil.
Hal serupa disampaikan M Ilham Fahmi, siswa kelas VI SD, yang memanfaatkan voucher belanja untuk membeli baju olahraga dan sepatu sekolah baru karena perlengkapan lamanya sudah tidak lagi muat digunakan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang ikut berperan dalam memberikan perhatian kepada anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dalam lingkungan yang mendukung pendidikan, kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik.* (dh)