JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dievaluasi secara berkala. Menurutnya, evaluasi diperlukan agar program besar pemerintah tersebut dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Cucun menilai MBG merupakan program baru dengan cakupan luas sehingga membutuhkan penyempurnaan dari sisi pelaksanaan maupun tata kelola.
"MBG merupakan sebuah program besar yang baru, sehingga diperlukan evaluasi berkala untuk menyempurnakannya," ujar Cucun kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).
Baca Juga: Prabowo Guyon soal '3 Kancil Politik', Dasco, Cak Imin, dan Bahlil Disebut Berbahaya jika Berkumpul Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, tujuan utama program MBG sangat baik, yakni memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup.
Menurut dia, pemenuhan gizi bagi anak menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah stunting serta mencetak sumber daya manusia (SDM) yang lebih berkualitas.
Cucun menegaskan DPR RI mendukung langkah pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG. Ia berharap berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program tersebut dapat segera diperbaiki.
"Dengan memperbaiki apa-apa yang kurang serta dengan tata kelola yang semakin baik, kita optimis cita-cita mulia dari MBG akan tercapai," katanya.
Dia menambahkan, penyempurnaan sistem pengelolaan diperlukan agar manfaat program MBG dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh anak Indonesia.
Dalam momentum Hari Anak Nasional 2026, Cucun juga mengingatkan pentingnya memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, terbebas dari masalah gizi buruk dan stunting, serta memiliki akses pendidikan yang layak.
Menurutnya, masih terdapat berbagai tantangan yang harus diselesaikan bersama, mulai dari angka stunting, putus sekolah, kekerasan terhadap anak, perundungan, kemiskinan, hingga keterbatasan akses terhadap layanan dasar.
"Tentu ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Baik kebijakan pemerintah, pengawasan DPR, maupun kerja seluruh elemen bangsa harus bisa memastikan setiap tantangan bagi anak-anak dapat segera diselesaikan," ujar Cucun.
Cucun menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari peningkatan kualitas hidup anak-anak Indonesia.