BANDA ACEH — Kepolisian Daerah Aceh terus memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga pemerintah dalam upaya menciptakan keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik yang lebih baik.
Salah satunya melalui audiensi bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh.
Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, Mapolda Aceh, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Medan Tak Hanya Bangun Gedung, Rico Waas Tekankan Perbaikan Tata Kelola Rumah Sakit Pertemuan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dengan didampingi sejumlah pejabat utama Polda Aceh.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Karoops Polda Aceh, Dirintelkam Polda Aceh, Dirreskrimum Polda Aceh, Dirreskrimsus Polda Aceh, serta Dirtahti Polda Aceh.
Sementara dari jajaran Imigrasi Aceh hadir Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh bersama jajaran pejabat terkait, termasuk Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.
Selain itu, audiensi juga dihadiri jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh bersama para kepala lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara di wilayah Aceh.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan kerja sama antarinstansi.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, imigrasi, dan pemasyarakatan memiliki peran penting dalam mendukung tugas pemerintahan, penegakan hukum, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, penegakan hukum, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat," ujar Joko.
Ia menjelaskan, komunikasi dan koordinasi yang baik antarinstansi diperlukan agar berbagai persoalan dapat ditangani secara lebih efektif dan terarah.