JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pelaksanaan Panen Raya TNI yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Prabowo menilai program tersebut menjadi bukti bahwa urusan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu kementerian atau lembaga, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa.
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tapi gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa," ujar Prabowo dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: Prabowo Target Bangun 30 Pabrik Etanol, Indonesia Bersiap Pakai Bensin E20 Menurut Prabowo, kolaborasi antarinstansi merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI yang ikut mendukung sektor pertanian melalui pendampingan berbagai komoditas strategis.
Prabowo mengatakan keterlibatan TNI dalam program pangan menunjukkan bahwa institusi tersebut tidak hanya menjalankan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dalam menghadapi tantangan nasional.
"Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya bertugas menjaga pertahanan dan keamanan, tapi merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia," katanya.
Panen Raya TNI kali ini digelar secara serentak di 43 titik wilayah Indonesia dengan melibatkan sejumlah komoditas, seperti padi, kedelai, dan tebu.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan masing-masing matra memiliki fokus pendampingan berbeda dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
TNI Angkatan Darat (AD) berperan dalam pendampingan produksi padi, TNI Angkatan Laut (AL) fokus pada pengembangan kedelai, sementara TNI Angkatan Udara (AU) mendukung sektor tebu.
Sebelumnya, Prabowo juga menyebut pemerintah terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam memperkuat produksi pangan nasional. Ia berharap sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya kemandirian pangan Indonesia.* (mt/dh)