MALANG – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari menteri hingga kepala badan, harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat kelelahan setelah bekerja keras mengejar berbagai target pembangunan pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya Serentak di 43 titik seluruh Indonesia bersama TNI yang dipusatkan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Menurut Prabowo, kerja keras tidak hanya dilakukan para menteri, tetapi juga Panglima TNI, Kapolri, hingga unsur pemerintahan lainnya yang terus bekerja tanpa mengenal waktu demi mempercepat pencapaian program-program strategis nasional.
Baca Juga: Prabowo Turun ke Lahan Tebu, Sapa Petani saat Panen Raya Nasional Bersama TNI di Malang "Saya bangga hari ini, dan saya bangga beberapa minggu-minggu ini saya melihat kerja keras semua unsur, menteri-menteri, Panglima, Kapolri, semua unsur bekerja dengan gesit. Tidak istirahat. Banyak pejabat tinggi negara, menteri-menteri, kepala badan, terus terang saja, yang ambruk masuk rumah sakit karena kerja keras," ujar Prabowo.
Kepala Negara mengatakan pemerintah menyadari masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menikmati kehidupan yang layak. Padahal, menurutnya, Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam melimpah dan potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Kita mengejar sasaran-sasaran. Kita sadar bahwa rakyat sudah terlalu lama mengalami kehidupan yang tidak selayaknya dialami oleh negara besar dan kaya seperti kita," katanya.
Prabowo menegaskan pemerintah berkomitmen mempercepat pencapaian target pembangunan di berbagai sektor. Ia menilai Indonesia tidak boleh menjadi bangsa yang berjalan lambat dalam mewujudkan kemajuan.
"Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk berbuat yang terbaik, untuk menggapai sasaran yang tertinggi dalam waktu secepat-cepatnya. Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri," tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di sela kegiatan Panen Raya Serentak bersama TNI yang menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi lintas sektor.* (d/dh)