SUMUT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada hari ini, Rabu, 15 Juli 2026.
Berdasarkan pemantauan dinamika atmosfer terbaru, mayoritas kabupaten dan kota di Sumut diprediksi akan diselimuti cuaca berawan sepanjang hari, namun potensi hujan ringan masih mengintai wilayah bagian selatan.
Data BMKG menunjukkan Kabupaten Padang Lawas akan menjadi wilayah dengan suhu udara paling menyengat di Sumatera Utara hari ini, dengan temperatur maksimum diproyeksikan menyentuh angka 33 derajat Celsius.
Baca Juga: BBM Langka di Sumut, DPRD Desak Pertamina Buka Data Distribusi dan Audit SPBU Kondisi panas ini diiringi tingkat kelembapan udara minimum sebesar 58 persen.
Sementara itu, ibu kota provinsi, Kota Medan, bersama dengan wilayah Deli Serdang, Langkat, dan Binjai, diprakirakan berawan dengan suhu maksimum yang relatif stabil di angka 31 derajat Celsius.
Sebaliknya, bagi masyarakat yang berada di wilayah dataran tinggi seperti Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Samosir, BMKG mengimbau untuk mengantisipasi suhu dingin.
Ketiga wilayah ini mencatatkan suhu minimum terendah di Sumut, yakni mencapai 18 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara yang sangat tinggi hingga menyentuh batas 99 persen pada malam dan dini hari.
Di tengah dominasi awan tebal yang mengepung sebagian besar wilayah, anomali cuaca berupa hujan ringan diprediksi terjadi di wilayah Tapanuli Selatan dan Kota Padang Sidempuan.
Wilayah Tapanuli Selatan diprakirakan berada pada rentang suhu 20 hingga 26 derajat Celsius, sedangkan Kota Padang Sidempuan sedikit lebih hangat di angka 22 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang pekat, berkisar antara 65 hingga 99 persen.
Untuk wilayah kepulauan di Samudra Hindia, seperti Nias Selatan, BMKG mencatat karakteristik suhu harian yang cenderung sempit namun konsisten panas, yakni berada di angka 28 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan minimum tertinggi mencapai 75 persen.
Mengingat tingginya kelembapan udara di wilayah dataran tinggi serta adanya potensi hujan lokal di bagian selatan Sumut, BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan menjaga kondisi kesehatan tubuh.* (ad)