LOMBOK BARAT — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta agar penyajian makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar memperhatikan kebutuhan gizi penerima manfaat.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah porsi ayam yang disajikan dalam menu MBG.
Prabowo meminta agar satu ekor ayam tidak dipotong menjadi bagian yang terlalu kecil, seperti 18 hingga 22 potong.
Baca Juga: Kejagung Benarkan Penelusuran Dugaan SPPG Bermasalah dalam Program MBG, Sejumlah Kejati Diminta Kumpulkan Data Menurutnya, pembagian tersebut dapat membuat porsi yang diterima anak-anak menjadi terlalu sedikit.
Hal itu disampaikan Prabowo sebelum meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo membandingkan kebiasaan konsumsi ayam di Amerika Serikat dengan kondisi di Indonesia.
"Kalau negara kaya kayak Amerika, 1 orang (red-ayam) dipotong 4. Satu orang makan 1/4. Kalau kita, 1 ayam dipotong 8 atau 10. Paling kecil 12. Jangan pula dipotong 18 atau 22," ujar Prabowo.
Pernyataan tersebut disambut tawa masyarakat yang hadir di lokasi acara.
Prabowo menilai, pemotongan ayam dalam jumlah terlalu banyak membuat porsi makanan terlihat semakin kecil.
Ia meminta agar pelaksanaan MBG tetap berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi, bukan sekadar membagikan makanan.
"Ayam dipotong 10, ayam dipotong 20, kelihatan makannya ayamnya sedikit-sedikit," sambungnya.
Selain memperhatikan porsi ayam, Prabowo juga memberikan arahan terkait penyajian menu telur dalam program MBG.