JAKARTA- Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/7/2026). Kedatangannya dilakukan setelah dirinya diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.
Rombongan kendaraan yang membawa sejumlah pihak hasil OTT tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.32 WIB. Para pihak tersebut kemudian diarahkan masuk untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik.
Etik Suryani tiba beberapa menit setelah rombongan tersebut. Ia terlihat mengenakan masker hitam, kemeja putih, serta outer berwarna gelap saat turun dari kendaraan yang membawanya.
Baca Juga: Etik Suryani Kena OTT KPK, Begini Sikap PDIP terhadap Kadernya Saat tiba di area Gedung Merah Putih KPK, Etik memilih tidak memberikan keterangan kepada awak media yang telah menunggu. Ia langsung menuju ruang pemeriksaan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan lima orang, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Menurutnya, OTT dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan tertutup yang dilakukan lembaga antirasuah.
"KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah," ujar Budi.
Setelah diamankan, para pihak yang terjaring OTT sebelumnya menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta sebelum dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
KPK menyebut perkara yang tengah ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah tersebut belum menyampaikan secara lengkap identitas seluruh pihak maupun detail konstruksi perkara yang sedang diselidiki.* (oz/dh)