JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi aksi swadaya masyarakat yang bergotong royong memperbaiki Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo.
Menurutnya, inisiatif warga menunjukkan kepedulian tinggi agar akses transportasi tetap dapat digunakan.
Meski demikian, Dody menegaskan perbaikan yang dilakukan masyarakat belum cukup untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Bobby Nasution Sayangkan OTT KPK di Langkat: Korban Utamanya Masyarakat Pemerintah, kata dia, tetap memiliki tanggung jawab memastikan seluruh infrastruktur memenuhi standar keamanan.
"Kita berterima kasih, pasti. Tapi, aksi swadaya itu belum cukup. Masih ada beberapa hal teknis yang harus kita tambahkan di sana (jembatan) agar memenuhi standar keamanan," ujar Dody saat meninjau jalan di Bojonegara, Serang, Senin (6/7/2026).
Sebagai tindak lanjut, Dody dijadwalkan mengunjungi Aceh pada Selasa (7/7/2026) untuk melihat langsung kondisi Jembatan Enang-Enang dan memastikan kelayakannya.
"Besok saya ke Aceh untuk memastikan bahwa jembatan layak dilewati. Sekali lagi, kita harus berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berinisiatif memperbaiki di sana," katanya.
Jembatan Enang-Enang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada November tahun lalu.
Kerusakan tersebut membuat akses utama menuju kawasan Dataran Tinggi Gayo terputus selama berbulan-bulan.
"Itu (perbaikan swadaya) belum cukup, masih ada beberapa hal yang harus ditambah. Pemerintah tetap harus memastikan bahwa jembatan tersebut benar-benar aman bagi masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, masyarakat di Kecamatan Pintu Rime Gayo secara swadaya mengumpulkan dana untuk memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak karena merasa akses vital tersebut belum kunjung diperbaiki pemerintah.
Inisiator perbaikan, Sahrial Abadi, mengatakan jalur tersebut akhirnya kembali dibuka setelah proses pengaspalan dan pembangunan jembatan selesai.