JAWA BARAT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Barat pada Kamis, 2 Juli 2026, didominasi cuaca berawan.
Meski demikian, sejumlah daerah diprediksi mengalami udara kabur maupun kabut/asap sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada pagi dan malam hari karena potensi berkurangnya jarak pandang.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah yang diperkirakan berawan meliputi Kabupaten Bogor dengan suhu 23–32 derajat Celsius, Kabupaten Garut 15–23 derajat Celsius, Kabupaten Ciamis 20–28 derajat Celsius, Kabupaten Kuningan 20–28 derajat Celsius, Kabupaten Cirebon 24–31 derajat Celsius, Kabupaten Subang 24–32 derajat Celsius, Kabupaten Karawang 26–33 derajat Celsius, Kabupaten Bekasi 26–33 derajat Celsius, Kota Bogor 22–30 derajat Celsius, dan Kota Cirebon 24–31 derajat Celsius.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Kamis 2 Juli 2026: Seluruh Wilayah Berawan Sementara itu, cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di Kabupaten Bandung dengan suhu udara 16–25 derajat Celsius serta Kabupaten Pangandaran dengan suhu 21–27 derajat Celsius.
BMKG juga memprediksi udara kabur akan terjadi di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Purwakarta, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar.
Suhu udara di wilayah tersebut berkisar antara 17 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi.
Adapun kondisi kabut/asap diperkirakan menyelimuti Kabupaten Bandung Barat dan Kota Sukabumi.
Fenomena ini berpotensi mengurangi jarak pandang, khususnya pada waktu pagi dan malam hari, sehingga pengguna jalan diminta lebih berhati-hati selama berkendara.
Secara umum, suhu udara di Jawa Barat diperkirakan berada pada kisaran 15 hingga 34 derajat Celsius.
Suhu tertinggi diprakirakan terjadi di Kota Bekasi dan Kota Depok yang mencapai 34 derajat Celsius, sedangkan suhu terendah berada di Kabupaten Garut dengan kisaran 15 derajat Celsius.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini, terutama bagi pengendara, pelaku transportasi, petani, nelayan, serta masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Informasi cuaca yang diperbarui secara berkala dapat menjadi acuan dalam merencanakan perjalanan dan aktivitas sehari-hari.* (ad)