BOGOR – Atraksi penerjun payung menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Dalam aksi tersebut, personel Polri mengibarkan foto Presiden Prabowo Subianto di udara sebelum membentangkan bendera Polri dan spanduk ucapan Hari Bhayangkara ke-80.
Atraksi diawali dengan aksi terjun payung menggunakan smoke system yang menghasilkan jejak asap berwarna di langit. Setelah mendarat secara terkoordinasi, para penerjun menampilkan rangkaian atraksi yang disambut antusias para tamu undangan.
Salah satu penerjun yang turut ambil bagian merupakan anggota Bhayangkari asal Minahasa. Sementara itu, Brigjen Audie Latuheru tampil mengenakan topi khas Papua dan ikut mengibarkan foto Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: 139 Personel Polresta Banda Aceh Naik Pangkat, Kapolresta Tekankan Integritas dan Pelayanan "Dirgahayu ke-80 Polri. Polri Presisi untuk masyarakat," ujar Brigjen Audie Latuheru usai atraksi berlangsung.
Dari tribun kehormatan, Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung seluruh rangkaian demonstrasi keterampilan personel Polri, mulai dari atraksi terjun payung, defile pasukan, hingga simulasi operasi taktis.
Penampilan drum corps turut memeriahkan jalannya upacara sebelum pasukan Kolone Senapan Polri memasuki lapangan dan membentuk formasi bertuliskan "80th Polri" sebagai simbol delapan dekade pengabdian Korps Bhayangkara.
Selain itu, simulasi penyelamatan sandera juga menjadi perhatian para tamu undangan. Aksi cepat personel Polri dalam menjalankan operasi taktis disertai dentuman senjata latihan mendapat sambutan tepuk tangan dari peserta yang hadir.
Presiden Prabowo beberapa kali terlihat memberikan hormat sebagai bentuk apresiasi atas penampilan personel yang memperagakan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan taktis dalam menjalankan tugas.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga dimeriahkan defile yang melibatkan lebih dari 6.000 peserta dari 22 resimen. Selain personel Polri, defile diikuti unsur masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, pelajar, mahasiswa, kelompok buruh, organisasi keagamaan, hingga komunitas pengemudi ojek daring.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penampilan polisi cilik yang menampilkan berbagai formasi baris-berbaris secara presisi di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan para tamu undangan.* (in/dh)