BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam amanat penting kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara di Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).
Dalam amanatnya, Presiden menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Prabowo mengingatkan bahwa kepercayaan publik hanya dapat dipertahankan apabila seluruh personel Polri bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, disiplin, dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
Baca Juga: Dari Jokowi hingga Jusuf Kalla, Para Tokoh Nasional Hadiri HUT ke-80 Bhayangkara Selain itu, Presiden meminta Polri terus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan yang cepat, humanis, serta tanggap terhadap berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
"Polri harus selalu hadir untuk rakyat, memberikan rasa aman, perlindungan, serta pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat," tegas Prabowo.
Penegakan Hukum Harus Berkeadilan
Amanat berikutnya berkaitan dengan penegakan hukum.
Kepala Negara menegaskan bahwa setiap proses hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, dan berkeadilan tanpa membedakan latar belakang siapa pun yang berhadapan dengan hukum.
Menurut Prabowo, keadilan harus menjadi prinsip utama dalam setiap langkah aparat penegak hukum sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus terjaga.
Dukung Pembangunan Nasional
Presiden juga meminta Polri terus mendukung agenda pembangunan nasional dengan menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Indonesia.
Ia menilai situasi keamanan yang kondusif menjadi salah satu syarat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, serta memastikan berbagai program strategis pemerintah dapat berjalan dengan baik.