JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Program Magang Nasional 2026 bagi lulusan baru (fresh graduate).
Pendaftaran peserta akan dimulai pada 15 Juli 2026, sementara perusahaan yang ingin menjadi penyelenggara magang sudah dapat mendaftarkan diri mulai hari ini melalui platform SiapKerja.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan proses pendaftaran penyelenggara, pembukaan lowongan, serta verifikasi akan berlangsung hingga 15 Juli 2026.
Baca Juga: Minta Hukuman Ringan, Bos Blueray Cargo Mengaku Suap Pejabat Bea Cukai karena Tekanan Setelah tahapan tersebut selesai, pemerintah langsung membuka pendaftaran peserta untuk gelombang pertama.
"Fase pendaftaran penyelenggara dan lowongan serta verifikasi itu selesai tanggal 15 Juli. Pada hari itu juga, 15 Juli, kita akan mulai buka batch pertama pendaftaran," kata Yassierli di Pusat Pasar Kerja Kemnaker, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).
Pada tahap pertama, pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 50.000 peserta.
Program Magang Nasional 2026 secara keseluruhan ditargetkan dapat menjangkau 150.000 peserta yang akan dibagi dalam tiga gelombang.
"Kuota arahan dari Pak Seskab 50.000 orang, ya. Jadi itulah batch pertama 50.000 orang, nanti kita buka segera sesudah itu batch kedua 50.000 dan batch ketiga 50.000 orang," ujarnya.
Sementara itu, perusahaan yang berminat menjadi tempat pelaksanaan magang sudah bisa melakukan pendaftaran melalui platform SiapKerja mulai Senin siang.
Kemnaker memberikan waktu hingga 15 Juli 2026 bagi perusahaan untuk bergabung sebagai penyelenggara.
"Jadi jadwal sosialisasi hari ini dan mulai jam 12 siang ini perusahaan sudah mulai bisa mendaftar di platform SiapKerja, ya, sebagai penyelenggara tempat pemagangan. Jam 12 siang ini sudah bisa mulai dibuka," kata Yassierli.
Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta Program Magang Nasional juga akan mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti kegiatan magang.