BANDA ACEH – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, SH, M.Hum, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh periode 2026–2031 yang baru dilantik.
Ucapan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Aceh yang berlangsung di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Sabtu (27/6/2026).
Kehadiran A. Malik Musa dalam acara tersebut menjadi bentuk komitmen Muhammadiyah Aceh untuk terus mempererat hubungan silaturahmi serta memperkuat sinergi antarorganisasi keagamaan di Aceh.
Baca Juga: Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Thailand-Aceh, Sita 325 Kg Sabu Kemasan Teh China Dalam kesempatan itu, Malik Musa menyampaikan rasa syukur atas pelantikan kepengurusan baru PWNU Aceh dan berharap seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik.
Ia juga menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa kemajuan bagi organisasi sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat Islam dan masyarakat Aceh.
Menurut Malik Musa, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam membangun umat melalui berbagai bidang pengabdian, seperti dakwah, pendidikan, kesehatan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Ia menilai kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut memiliki banyak kesamaan dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, meskipun terdapat perbedaan dalam beberapa aspek.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk lebih mengedepankan persamaan daripada perbedaan demi menjaga persatuan umat dan memperkuat kehidupan berbangsa serta bernegara.
Malik Musa juga menekankan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan kebersamaan agar Aceh tetap menjadi daerah yang damai, religius, harmonis, dan mampu memberikan kesejukan bagi seluruh masyarakat.
Pada akhir sambutannya, Malik Musa kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PWNU Aceh yang baru dilantik.
"Atas nama keluarga Besar Muhammadiyah Aceh, kami mengucapkan Selamat kepada seluruh Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Aceh masa Khidmat 2026-2031, semoga kepengurusan yang baru senantiasa di berikan kekuatan dalam mengemban amanah serta terus bersinergi dengan seluruh elemen Bangsa untuk membangun Aceh yang lebih maju, sejuk dan Bermartabat."* (ad)