JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar mampu mengisi peluang kerja di Jepang.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemenaker, Darmawansyah, mengatakan kedua program tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis, kemampuan berbahasa Jepang, serta etos kerja sesuai standar internasional.
Baca Juga: Mulai Berlaku! ASN Tanjungbalai Dilarang Gunakan Vape, Terlibat Narkoba, dan Judol "Kesempatan kerja global harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai," kata Darmawansyah dalam keterangan pers Biro Humas Kemenaker, Sabtu (27/6/2026).
"Karena itu, Kemenaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dan beradaptasi di lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang," sambungnya.
Dalam Program Pemagangan Jepang, peserta akan mengikuti pelatihan pra-keberangkatan, pembelajaran bahasa Jepang, serta peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, peserta akan memperoleh kesempatan bekerja secara langsung di berbagai perusahaan di Jepang.
Rekrutmen dilakukan secara bertahap melalui dinas ketenagakerjaan provinsi dan kabupaten/kota, termasuk Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di berbagai daerah.
Selain program magang, Kemenaker juga membuka Pelatihan Kaigo bagi pencari kerja yang ingin berkarier sebagai tenaga perawat lansia di Jepang.
Selama enam bulan, peserta akan mendapatkan pelatihan bahasa Jepang serta pembekalan kompetensi sebagai caregiver sesuai standar pelayanan kesehatan di negara tersebut.
"Bidang Kaigo menawarkan prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang. Kami ingin menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing pada sektor tersebut," ujar Darmawansyah.
Tahapan Pendaftaran