BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Administrasi Bisnis Ir. H. T.A. Khalid, M.M, yang digelar di Gedung Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Sabtu (27/6/2026).
Kehadiran Sekda Aceh mewakili Pemerintah Aceh sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas capaian akademik putra daerah Aceh yang berhasil menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktor.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Aceh turut didampingi sejumlah pejabat dari Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Minggu 28 Juni 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan Pada sidang terbuka itu, T.A. Khalid mempertahankan disertasi berjudul "Pengaruh ESG Disclosure terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Peran Parlemen sebagai Variabel Mediasi."
Penelitian tersebut membahas bagaimana penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dapat memengaruhi kinerja keuangan perusahaan dengan mempertimbangkan peran parlemen sebagai variabel mediasi.
Topik ini dinilai relevan dengan perkembangan tata kelola perusahaan yang semakin menekankan aspek keberlanjutan dan transparansi.
Usai sidang, Sekda Aceh menyampaikan ucapan selamat kepada Ir. H. T.A. Khalid, M.M atas keberhasilannya meraih gelar doktor.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
"Pemerintah Aceh berharap capaian akademik tersebut dapat menjadi bekal bagi Dr. T.A. Khalid untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Aceh, khususnya melalui penguatan tata kelola pemerintahan, dunia usaha, serta lahirnya berbagai gagasan yang mendorong pembangunan daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan," ujar Sekda Aceh.
Pemerintah Aceh menilai keberhasilan putra-putri daerah menempuh pendidikan tinggi merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Dengan semakin banyaknya tenaga profesional dan akademisi dari Aceh, diharapkan berbagai inovasi dan pemikiran strategis dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di masa mendatang.* (ad)