JAKARTA – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) memperbarui data kependudukan nasional.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Dinamis per 22 Juni 2026, jumlah penduduk Indonesia kini mencapai 290.028.295 jiwa.
Data terbaru tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Dukcapil pada Jumat, 26 Juni 2026.
Baca Juga: Rico Waas Tegaskan Komitmen Perluas Lapangan Kerja, Pemko Medan Siapkan Walk-in Interview hingga Peluang Kerja ke Jepang Angka tersebut bertambah sekitar 1,7 juta jiwa dibandingkan DKB Semester II 2025 yang mencatat jumlah penduduk sebanyak 288.315.089 jiwa.
Dari total penduduk tersebut, sebanyak 146.355.092 jiwa merupakan laki-laki, sedangkan 143.673.203 jiwa adalah perempuan.
Gen Z Mendominasi Jumlah Penduduk
Data Dukcapil menunjukkan bahwa Generasi Z (Gen Z) menjadi kelompok penduduk terbesar di Indonesia saat ini dengan jumlah 75.394.584 jiwa.
Di bawahnya terdapat Generasi Milenial atau Generasi Y sebanyak 68.452.192 jiwa, disusul Generasi Alfa yang mencapai 55.463.216 jiwa dan Generasi X sebanyak 55.448.692 jiwa.
Sementara itu, Generasi Beta yang merupakan kelompok usia paling muda saat ini telah berjumlah 5.492.885 jiwa dan diperkirakan akan terus bertambah.
Adapun kelompok penduduk paling sedikit berasal dari Old Generation yang hanya tercatat 34.753 jiwa, disusul Silent Generation sebanyak 3.177.924 jiwa, serta Baby Boomers sebanyak 26.564.049 jiwa.
Capaian Administrasi Kependudukan Meningkat
Selain jumlah penduduk, Dukcapil juga memperbarui berbagai indikator administrasi kependudukan nasional.