JAKARTA - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Menurut Hotman, penunjukan Teddy oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan keputusan yang wajar mengingat rekam jejak dan tingkat kepercayaan yang dimilikinya.
Hotman menilai seorang pemimpin tentu akan memilih orang-orang yang telah terbukti loyal dan dapat dipercaya untuk menangani berbagai urusan penting, termasuk isu strategis dan rahasia negara.
"Kalau saya jadi pemimpin, tentu saya harus menunjuk orang yang benar-benar saya percaya. Demikian juga di kantor, semua aspek yang rahasia saya tunjuk orang yang saya percaya," kata Hotman kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).
Baca Juga: Golkar Ingatkan PDI-P Soal Posisi Penyeimbang, Minta Kritik Lebih Matang dan Tidak Memanaskan Situasi Menurutnya, hingga saat ini dirinya belum melihat adanya kesalahan maupun pernyataan kontroversial yang dilakukan Teddy selama menjalankan tugas sebagai Sekretaris Kabinet.
Karena itu, Hotman mengaku heran dengan berbagai kritik yang terus diarahkan kepada mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Saya belum pernah melihat dia melakukan kesalahan atau pernyataan apa pun yang bermasalah," ujarnya.
Hotman juga menyinggung pengalaman Teddy saat bertugas sebagai ajudan Menteri Pertahanan ketika posisi tersebut masih dijabat Prabowo. Ia menilai Teddy memiliki etos kerja, disiplin, dan sikap profesional yang sudah terlihat sejak lama.
Menurut Hotman, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan yang membuat Teddy memperoleh kepercayaan lebih besar dalam lingkaran pemerintahan saat ini.
Ia pun menilai keputusan Presiden Prabowo menunjuk Teddy sebagai Sekretaris Kabinet merupakan hal yang alamiah dalam dunia kepemimpinan.
"Ya tentu Presiden Prabowo menunjuk dia sebagai Seskab. Itu sangat wajar," tegas Hotman.
Lebih lanjut, Hotman menyoroti kerasnya dinamika politik yang membuat seorang kepala negara membutuhkan orang-orang terpercaya untuk membantu menjalankan roda pemerintahan.
Menurutnya, loyalitas dan kepercayaan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang layak menduduki posisi strategis di lingkungan pemerintahan.