JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah terdampak di Pulau Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Setelah berbagai layanan dasar masyarakat mulai kembali normal, fokus penanganan kini diarahkan pada pembangunan infrastruktur permanen.
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan pembangunan jalan dan jembatan menjadi prioritas utama pada tahap pemulihan berikutnya.
Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Plt Kadis Pendidikan Aceh Singkil Ajak Kepala Sekolah dan Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan "Jadi tinggal prioritas kita ke depan yang paling utama adalah infrastruktur, mempermanenkan infrastruktur jalan, jembatan, jembatan daerah, jalan daerah yang belum banyak yang belum tersentuh itu yang harus dikerjakan, entah oleh pemda atau diambil alih oleh pusat," kata Tito usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Menurut Tito, berbagai indikator menunjukkan bahwa proses pemulihan berjalan cukup baik.
Aktivitas pemerintahan di daerah terdampak telah kembali berjalan, kegiatan ekonomi masyarakat mulai pulih, dan kebutuhan penanganan darurat terus berkurang.
Di sektor kesehatan, seluruh rumah sakit yang sebelumnya terdampak bencana kini telah kembali beroperasi secara normal.
Pelayanan puskesmas di berbagai daerah juga terus diperkuat agar masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.
Sementara itu, pemulihan sektor pendidikan juga menunjukkan perkembangan positif.
Sebagian besar sekolah yang terdampak bencana telah kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Meski masih ada beberapa sekolah yang menggunakan fasilitas sementara atau menunggu proses relokasi, pemerintah terus berupaya agar para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.
Selain itu, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak hampir selesai.