BANDA ACEH – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, mengapresiasi International Women's Peace Group (IWPG) yang memilih Aceh sebagai salah satu daerah pelaksanaan program pendidikan perdamaian.
Apresiasi tersebut disampaikan Marlina, yang akrab disapa Kak Na, saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua IWPG Indonesia, Ana Milana Puspita Sari, di Banda Aceh, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurut Kak Na, Aceh memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi konflik sehingga pendidikan perdamaian menjadi program yang relevan dan penting untuk terus dikembangkan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Sekda Aceh M. Nasir Syamaun Raih Anugerah SMSI sebagai Tokoh Inspiratif Nasional 2026 "Aceh memiliki sejarah panjang tentang konflik. Karena itu, kami mengapresiasi inisiatif IWPG yang telah memilih Aceh menjadi salah satu daerah fokus pelaksanaan pendidikan perdamaian," kata Kak Na.
Ia menilai program tersebut memiliki manfaat besar dalam membangun budaya dialog, toleransi, serta penyelesaian persoalan secara damai di lingkungan masyarakat.
Kak Na juga mendorong agar pendidikan perdamaian tidak hanya menyasar kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan aktivis, tetapi diperluas hingga menjangkau kader PKK yang tersebar sampai ke tingkat desa dan dasa wisma.
Menurut dia, kader PKK yang berinteraksi langsung dengan masyarakat kerap menghadapi berbagai persoalan sosial di tingkat akar rumput.
Karena itu, pemahaman mengenai nilai-nilai perdamaian dinilai penting untuk memperkuat peran mereka dalam menjaga keharmonisan sosial.
"Ke depan, pendidikan perdamaian tentu harus kita perluas, tidak hanya kepada teman-teman LSM dan aktivis, tetapi juga kepada jajaran PKK," ujarnya.
Menanggapi usulan tersebut, Ketua IWPG Indonesia Ana Milana Puspita Sari menyatakan pihaknya sependapat dengan gagasan melibatkan kader PKK dalam program pendidikan perdamaian.
Ia mengungkapkan bahwa masukan serupa juga diterimanya saat melakukan audiensi dengan Menteri Dalam Negeri beberapa waktu lalu.
"Sebaran kader PKK hingga ke level dasa wisma tentu memiliki efek yang sangat baik. Karena itu, kami akan menindaklanjuti gagasan ini ke depan," kata Ana Milana.