JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah mulai membahas arah kebijakan pembangunan nasional dan prioritas anggaran untuk tahun 2027.
Dalam rapat panitia kerja (panja) yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026), pemerintah memaparkan delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang akan menjadi fokus pembiayaan negara.
Pemerintah melalui Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Bappenas, Eka Chandra Buana, menjelaskan bahwa pembiayaan investasi pada 2027 akan diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) serta berbagai program prioritas yang menjadi agenda pembangunan nasional.
Baca Juga: Driver Ojol Medan Geruduk DPRD Sumut, Tagih Janji Presiden Soal Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen Menurut Chandra, alokasi anggaran untuk klaster Program Kerja Prioritas Nasional mencapai sekitar Rp635,9 triliun.
Dana tersebut akan disalurkan melalui belanja kementerian dan lembaga yang mendukung pencapaian target pembangunan pemerintah.
"Pembiayaan investasi akan diarahkan untuk mendukung tema dan arah kebijakan RKP serta Program Kerja Prioritas Nasional. Untuk klaster PKPN sendiri, berdasarkan pagu indikatif yang ada sudah mencapai sekitar Rp635 triliun," kata Chandra dalam rapat Banggar DPR RI.
Dari delapan program prioritas yang dipaparkan pemerintah, sektor pendidikan memperoleh alokasi terbesar dengan anggaran mencapai Rp347,6 triliun.
Besarnya anggaran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan.
Selain pendidikan, program penurunan kemiskinan juga mendapatkan perhatian besar dengan alokasi anggaran mencapai Rp154,2 triliun.
Program ini diharapkan mampu mempercepat pengurangan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, sektor kesehatan memperoleh anggaran sebesar Rp36,8 triliun, disusul program kemandirian energi dan air sebesar Rp35,3 triliun, serta program kedaulatan pangan sebesar Rp35,2 triliun.
Delapan Prioritas Nasional Tahun 2027