MEDAN — Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Muhammad Syafii secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-40 tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Astaka, Senin (15/6/2026) malam.
Pembukaan turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wakil Gubernur H. Surya, unsur Forkopimda, kepala daerah, hingga tokoh agama dan masyarakat.
Ketua panitia H. Muhammad Yasir Tanjung melaporkan, MTQ tahun ini mengusung tema "Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Langkah Menuju Kolaborasi Sumut Berkah".
Baca Juga: Pemprov Sumut Perkuat Perang Melawan Narkoba, Razia hingga Rehabilitasi Digencarkan Kegiatan ini diikuti 1.109 peserta yang berasal dari 28 kafilah kabupaten, 7 kafilah kota, serta 3 kafilah khusus dari perguruan tinggi, Polda Sumut, dan PTPN.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumut H. Surya menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang lomba membaca Al-Qur'an, tetapi juga sarana pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.
Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ.
Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Sumut memberikan hadiah umrah kepada 10 peserta terbaik. Wamenag RI juga menambahkan dua paket umrah untuk peserta berprestasi.
Dalam sambutannya, Wamenag menekankan bahwa MTQ bukan hanya lomba membaca Al-Qur'an, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, membangun karakter, dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga berharap MTQ ke-40 ini dapat melahirkan peserta terbaik yang akan mewakili Sumut pada MTQ Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.
Ia menilai MTQ penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an serta mempererat ukhuwah Islamiyah.