BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah, yang dikenal luas dengan sapaan Abu Doto.
Menurut Nasir, kepergian dr. Zaini Abdullah menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh.
Almarhum dinilai sebagai salah satu tokoh yang telah memberikan kontribusi penting bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Anto Bedor Terpilih Aklamasi Pimpin AMPI Binjai Selatan, Siap Perkuat Solidaritas Kader "Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Nasir dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).
Nasir mengatakan, dr. Zaini Abdullah tidak hanya dikenal sebagai seorang dokter, tetapi juga sebagai pemimpin yang memiliki perhatian besar terhadap kemajuan Aceh.
Selama menjabat sebagai Gubernur Aceh pada periode 2012–2017, almarhum dinilai turut berperan dalam berbagai program pembangunan serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, berbagai gagasan dan pengabdian yang telah diberikan almarhum akan selalu menjadi bagian dari perjalanan sejarah Aceh, khususnya pada masa pembangunan pascaperdamaian.
"Kami kehilangan salah satu putra terbaik Aceh yang telah mendedikasikan hidupnya untuk daerah dan masyarakat. Pengabdian beliau akan selalu dikenang dan menjadi bagian dari sejarah Aceh," kata Nasir.
Sekda Aceh juga menilai semangat pengabdian dan komitmen dr. Zaini Abdullah dalam melayani masyarakat patut menjadi teladan bagi generasi penerus.
Ia berharap nilai-nilai kepemimpinan yang ditunjukkan almarhum dapat terus menginspirasi pembangunan Aceh di masa mendatang.
Nasir turut mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan husnul khatimah dan seluruh amal baik yang telah dilakukan selama hidup menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Pemerintah Aceh, lanjut Nasir, memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian dr. Zaini Abdullah selama mengabdi kepada daerah dan masyarakat Aceh.