JAKARTA – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan industri hijau dan keberlanjutan lingkungan dengan berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Environment Expo & Conference (EnviroTech) 2026 yang berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Mengusung tema "Green Solution Technology for Climate Action", pameran dan konferensi lingkungan berskala internasional tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong aksi nyata menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadirkan berbagai inovasi dan teknologi ramah lingkungan yang diharapkan mampu mempercepat transisi menuju pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Baca Juga: Jakarta Didominasi Cuaca Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Wilayah Barat dan Selatan Dalam kesempatan tersebut, INALUM menampilkan berbagai inisiatif perusahaan dalam membangun ekosistem industri hijau melalui pengembangan green aluminium, produk aluminium yang diproses dengan memperhatikan aspek efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta keberlanjutan lingkungan.
Partisipasi INALUM dalam EnviroTech 2026 menjadi bukti nyata komitmen perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi dan nilai tambah industri nasional, tetapi juga pada upaya menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.
Sebagai perusahaan strategis nasional di sektor aluminium, INALUM terus mengembangkan berbagai program dan inovasi yang mendukung agenda dekarbonisasi industri, sejalan dengan target pemerintah dalam mewujudkan ekonomi hijau dan mencapai komitmen penurunan emisi karbon.
Melalui keikutsertaan dalam EnviroTech 2026, INALUM berharap dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sekaligus memperkenalkan langkah-langkah transformasi berkelanjutan yang tengah dijalankan perusahaan untuk mendukung masa depan industri Indonesia yang lebih hijau, kompetitif, dan berkelanjutan.*
(dh)