JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026.
Dalam kunjungannya, Nanik mengaku membawa "kabar gembira" yang akan disampaikan langsung kepada Presiden.
Nanik tiba di kompleks Istana sekitar pukul 14.20 WIB melalui pintu Pilar, Jalan Veteran, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Kasus Tata Kelola MBG Memanas, Pengamat Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Mengenakan pakaian safari berwarna krem, ia menyebut agenda pertemuannya berkaitan dengan efisiensi anggaran di lingkungan Badan Gizi Nasional.
"Efisiensi, efisiensi anggaran. Kabar gembira," kata Nanik kepada wartawan sebelum memasuki Istana.
Namun, Nanik belum menjelaskan secara rinci bentuk efisiensi yang dimaksud maupun dampaknya terhadap pelaksanaan program-program BGN.
Saat ditanya lebih lanjut, ia hanya menjawab singkat bahwa langkah tersebut dilakukan agar biaya dapat ditekan.
"Biar turun, biar turun," ujarnya.
Nanik mengatakan dirinya akan terlebih dahulu melaporkan hasil efisiensi tersebut kepada Presiden sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut kepada publik.
"Mau lapor Presiden dulu. Masa saya lapor ke kalian dulu," katanya sambil tersenyum kepada awak media.
Kedatangan Kepala BGN ke Istana terjadi di tengah sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait pembayaran operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Sebelumnya, sejumlah pengusaha yang mengaku sebagai investor pembangunan dapur MBG mendatangi kantor Badan Gizi Nasional di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.