JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat dalam sebuah upacara resmi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden, prosesi penyerahan surat kepercayaan dilakukan secara bergantian oleh para duta besar yang memasuki ruang kredensial Istana Merdeka untuk bertemu Kepala Negara.
Setelah penyerahan surat kepercayaan, para duta besar melakukan sesi foto bersama Presiden Prabowo.
Baca Juga: Menaker Beberkan Strategi Prabowo Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja di Era Digital Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan di veranda belakang Istana Merdeka.
Dalam pertemuan tersebut, para duta besar menyampaikan salam dan pesan dari kepala negara masing-masing serta membahas penguatan hubungan diplomatik dengan Indonesia.
Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno mengatakan Presiden Prabowo menyambut baik kehadiran para duta besar tersebut.
Prabowo juga menegaskan kembali prinsip politik luar negeri Indonesia.
"Beliau juga menyampaikan prinsip-prinsip dasar politik luar negeri kita, bebas aktif, dan juga menyampaikan perlunya di masa sekarang ini negara-negara bekerja sama dan membuat berbagai macam kerja sama di berbagai bidang," ujar Havas di Kompleks Istana Kepresidenan.
Sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan tersebut berasal dari Guatemala, Qatar, Kenya, Fiji, Maroko, Portugal, Panama, Korea Utara, dan Mozambik.
Berikut daftar duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan:
- Manuel Estuardo Roldan Barillas (Guatemala)- Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari (Qatar)- Abdirashid Salat Abdille (Kenya)- Ratu Isoa Delamisi Tikoca (Fiji)- Redouane Houssaini (Maroko)- Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria (Portugal)- Bernardo Brea Rodriguez (Panama)- Hong Kwang Il (Korea Utara)- Antonio Rodrigues Jose (Mozambik)
Pertemuan ini menandai penguatan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara sahabat di tengah upaya pemerintah memperluas kerja sama di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, dan kerja sama internasional.*