JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryanti Deyang mengatakan lembaga yang dipimpinnya akan membentuk Dewan Pengarah yang diisi oleh para pakar gizi hingga dokter anak.
Dewan ini akan berperan sebagai pengarah kebijakan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Di SOTK Badan Gizi Nasional berdiri itu ada Dewan Pengarah. Di Dewan Pengarah inilah akan kami isi dengan para profesor ahli gizi dan juga profesor dokter anak," kata Nanik usai dilantik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Baca Juga: Heboh Dapur MBG Diduga Stop Beroperasi, Kepala BGN Bantah Ia menjelaskan, Dewan Pengarah tersebut akan beranggotakan tujuh orang yang bertugas memberikan arahan dan supervisi kepada pimpinan BGN dalam menjalankan program MBG.
Sebagian besar anggota, kata dia, akan berasal dari kalangan akademisi dan pakar gizi.
"Yang akan meng-guidance kami, yang akan membimbing kami nanti adalah Dewan Pengarah yang terdiri dari tujuh orang. Mungkin lima di antaranya pakar gizi," ujarnya.
Pembentukan Dewan Pengarah ini dilakukan seiring dengan restrukturisasi kepemimpinan BGN yang baru.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melantik Nanik sebagai Kepala BGN bersama dua wakil kepala, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, melalui Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026.
Pergantian ini juga sekaligus menggantikan jajaran sebelumnya yang terseret kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG.
Di sisi lain, BGN juga mulai mengubah arah kebijakan program MBG pada 2026.
Setelah sebelumnya fokus pada percepatan pembangunan dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tahun ini pemerintah menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sleman, Harsono Budi Waluyo, menyebut fase ekspansi pada tahun pertama pelaksanaan program telah mencapai hasil signifikan.