JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali membantah kabar yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatan Bendahara Negara. Bahkan, Purbaya berkelakar bahwa dirinya lebih memilih maju daripada mundur.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa, Jumat (5/6/2026), merespons isu pengunduran dirinya yang belakangan ramai beredar di publik dan pasar keuangan.
"Mundur? Saya sukanya maju. Saya nggak tahu gosip itu dari mana mulai muncul. Saya orangnya nggak suka mundur, saya sukanya maju," ujar Purbaya sambil bercanda.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Persetujuan Kopi Internasional 2022, Perkuat Posisi Kopi Indonesia di Pasar Dunia Menurutnya, isu tersebut sengaja dimainkan oleh pihak tertentu untuk memengaruhi sentimen pasar. Meski demikian, ia memastikan tetap fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Purbaya mengaku telah membaca berbagai informasi yang beredar terkait isu pengunduran dirinya. Ia menilai sebagian informasi memang berdasarkan fakta, namun terdapat sejumlah narasi yang dipelintir sehingga menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
"Saya juga baca selembaran yang beredar itu. Sebagian informasinya benar, tapi sebagian lagi salah dan dipelintir," katanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja menjaga stabilitas ekonomi nasional bersama jajaran pemerintah dan otoritas terkait.
"Komitmennya kuat, maju terus. Mundur juga maju," ucapnya sambil tertawa.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga telah membantah kabar pergantian Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih. Menurutnya, pemerintah saat ini lebih fokus memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi dalam menghadapi dinamika global.
Prasetyo menegaskan tidak ada agenda reshuffle ataupun pergantian Menteri Keuangan. Pemerintah saat ini terus memperkuat sinergi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Dengan adanya klarifikasi dari Istana dan Menkeu Purbaya, pemerintah berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap optimistis terhadap kondisi perekonomian Indonesia.*
(d/dh)