ACEH TENGAH — Lazismu Aceh Tengah menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat penyintas bencana yang saat ini tinggal di hunian sementara (huntara) Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis, 28 Mei 2026.
Penyaluran dilakukan dalam rangka perayaan Iduladha 1447 Hijriah sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga terdampak bencana.
Sekretaris Lazismu PWM Aceh, Zul Hilmi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program qurban yang difokuskan untuk menjangkau kelompok rentan, termasuk masyarakat di wilayah bencana.
Baca Juga: Persiapan Pemulangan Jamaah Haji Dimulai, Bakomubin Batu Bara Doakan Haji Mabrur dan Pengurangan Masa Tunggu Haji "Program qurban Lazismu memang diarahkan untuk masyarakat terdampak bencana dan kelompok yang membutuhkan," ujar Zul Hilmi kepada wartawan, Senin, 1 Juni 2026, di Banda Aceh.
Sekretaris Lazismu Aceh Tengah, Wahyu Fahmi, menambahkan bahwa penyaluran qurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan solidaritas di tengah proses pemulihan pascabencana.
"Melalui momentum Iduladha ini, kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang masih berada di hunian sementara tetap dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan qurban," kata Wahyu.
Ia menyebut Lazismu Aceh Tengah akan terus menguatkan program sosial dan kemanusiaan, terutama bagi masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan akibat bencana.
Sementara itu, Ketua RGM Desa Burlah, Maskur, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.
Ia menilai penyaluran qurban memberi dampak sosial yang lebih luas bagi warga penyintas.
"Kami sangat bersyukur. Bantuan ini bukan hanya soal daging qurban, tetapi juga menjadi penguat moral bahwa masyarakat tidak sendiri dalam masa pemulihan," ujar Maskur.
Penyaluran qurban berlangsung tertib dan disambut antusias warga di lokasi hunian sementara.
Program ini menjadi bagian dari distribusi qurban Lazismu yang secara nasional menyasar wilayah terdampak bencana, kawasan rentan, dan masyarakat yang membutuhkan.*