JAKARTA — PT QMB New Energy Materials meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Corporate Level STAR 4 (Bintang 4) berkat program tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan bertajuk "Desa Percontohan Bahodopi: Akselerasi Kualitas dan Akses Pendidikan Berkelanjutan."
Penghargaan ini menegaskan peran industri hilirisasi nikel dalam mendukung pembangunan sosial di daerah operasional.
Dalam ajang yang sama, Presiden Direktur PT QMB New Energy Materials, Peng Yaguang, juga dianugerahi penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026 atas komitmennya dalam mengarahkan strategi perusahaan yang berbasis keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Baca Juga: PWNU: Lembaga Pendidikan Indonesia Masuk Fase Darurat Kekerasan Seksual Supervisor ESG PT QMB New Energy Materials, La Ode Muhamad Syawaluddin atau Odes, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif perusahaan dalam menyinergikan pertumbuhan bisnis dengan dampak sosial.
"Melalui program Desa Percontohan Bahodopi, kami meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada kualitas sumber daya manusia," kata Odes dalam keterangan tertulis, Minggu, 31 Mei 2026.
Program CSR PT QMB di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, difokuskan pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan masyarakat di wilayah lingkar industri.
Pendekatan yang digunakan disebut tidak hanya berbasis bantuan sosial, tetapi pada pemberdayaan jangka panjang yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Ajang TOP CSR Awards sendiri menilai program tanggung jawab sosial perusahaan berdasarkan keselarasan dengan strategi bisnis, penerapan prinsip ISO 26000 Social Responsibility, serta implementasi Good Corporate Governance (GCG).
Dengan raihan STAR 4, PT QMB dinilai memiliki sistem pengelolaan CSR yang sangat baik, termasuk dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menghadirkan program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan.
Odes menambahkan, perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memastikan manfaat industri hilirisasi nikel dapat dirasakan lebih luas.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat kemitraan strategis agar Bahodopi menjadi kawasan yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan," ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi penegasan bahwa kinerja perusahaan modern tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pembangunan manusia, sosial, dan lingkungan.*