LABUAN BAJO – Ulama nasional sekaligus Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), Ustaz Bachtiar Nasir (UBN), memulai rangkaian safari dakwah Iduladha 1447 Hijriah dengan menyebar program kurban dan kegiatan dakwah di sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Aceh.
Di tahap awal, UBN berada di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, untuk mengawal langsung program penyaluran hewan kurban sekaligus memperkuat aktivitas dakwah di kawasan Indonesia Timur.
"Saya sudah di Labuan Bajo dalam rangka mempersiapkan kurban 100 ekor sapi bekerja sama dengan Lembaga Hayrat dari Turki. Penyebarannya akan difokuskan ke wilayah NTT, sekaligus memperkuat dakwah di sini, baik di bidang kemasyarakatan maupun pendidikan dan ekonomi," ujar UBN, Selasa, 26 Mei 2026.
Baca Juga: Satgas PRR Pastikan Huntap Komunal Dibangun di Lahan Aman dari Risiko Bencana, Pemerintah Percepat Relokasi Penyintas Selain program kurban, UBN dijadwalkan menggelar tabligh akbar bersama masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan syiar keagamaan menjelang Iduladha, termasuk penyampaian pesan tentang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
"Nanti malam saya akan ceramah di sebuah masjid bersama masyarakat, menguatkan keimanan mereka terhadap keagungan Hari Arafah dan Hari Nahar," kata dia.
Pada hari berikutnya, UBN dijadwalkan menjadi khatib salat Iduladha di Masjid Waterfront, Labuan Bajo.
Dalam khutbahnya, ia akan menekankan pentingnya ketahanan keluarga dan komunikasi antargenerasi sebagai fondasi moral masyarakat.
Ia menilai sejumlah persoalan sosial yang muncul saat ini dapat dicegah melalui penguatan peran keluarga, terutama relasi antara orang tua dan anak.
"Saya akan menyampaikan tentang pentingnya komunikasi anak dan orang tua, khususnya dengan ayah, terkait persoalan moral yang terjadi di tengah masyarakat," ujarnya.
Selain agenda dakwah, UBN juga mengungkapkan adanya konsolidasi dengan mitra internasional, termasuk utusan dari Turki, untuk pengembangan program pendidikan, dakwah, dan wakaf di wilayah NTT.
Setelah dari NTT, UBN dijadwalkan melanjutkan safari ke Sumatera Utara dan Aceh. Di wilayah tersebut, program kurban akan difokuskan untuk penyintas bencana banjir yang terjadi pada akhir tahun lalu.