SOLO — Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan mendapat tawaran untuk terlibat dalam proyek film kolosal yang mengangkat sejarah dan budaya Dayak.
Dalam proyek tersebut, Jokowi disebut diproyeksikan memerankan tokoh utama.
Film yang masih dalam tahap rencana itu disebut akan menarasikan hubungan historis antara masyarakat Dayak, tanah Jawa, dan Kerajaan Majapahit.
Baca Juga: Megawati Mengaku Menangis Usai Tonton Film Pesta Babi: Itu Benar Adanya! Meski belum ada detail produksi yang diumumkan, proyek ini telah menarik perhatian publik karena melibatkan figur mantan kepala negara sebagai pemeran utama.
Jokowi mengaku tidak menutup kemungkinan untuk terlibat, namun menyebut perlu mempersiapkan diri terlebih dahulu jika benar-benar akan berakting.
"Ya kalau ngajak main film saya harus latihan akting dulu. Siap saja. Pemeran utama siap, pemeran pembantu siap, figuran siap," kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (25/5/2026).
Inisiatif proyek film ini disebut datang dari Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, yang sebelumnya telah bertemu langsung dengan Jokowi di Solo.
Dalam pertemuan tersebut, Panglima Jilah menyampaikan rencana produksi film yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga menjadi medium pelestarian sejarah dan budaya Dayak.
Ia menegaskan Jokowi akan mendapat peran sentral dalam cerita.
"Pokoknya peran beliau peran utama. Filmnya menceritakan cerita-cerita Dayak di masa lampau, bagaimana kolaborasi Dayak dengan Jawa, Majapahit," ujar Panglima Jilah.
Selain proyek film, Panglima Jilah juga mengundang Jokowi untuk menghadiri kegiatan adat budaya Dayak yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Di sisi lain, Jokowi juga menjadi sorotan setelah terlihat mengikuti sesi yoga bersama warga di depan kediamannya di Solo.