JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperketat standar operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga kini, sebanyak 1.152 dapur MBG masih dihentikan sementara operasionalnya karena belum memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan penghentian sementara operasional dapur MBG merupakan bagian dari langkah pembenahan menyeluruh guna menjaga kualitas program secara nasional.
"Tidak ada kompromi terhadap standar kualitas Program MBG. Seluruh SPPG wajib memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan agar layanan yang diberikan benar-benar aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat," ujar Dadan dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: BGN Gunakan Aplikasi untuk Cek Kelayakan MBG, 99,88 Persen Makanan Dinilai Aman BGN mencatat sejak awal 2025 terdapat 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara untuk menjalani proses peningkatan kualitas dan penyesuaian standar pelayanan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi. Sementara 1.152 lainnya masih menjalani pembenahan.
Menurut Dadan, sejumlah SPPG mendapat Surat Peringatan (SP) karena belum memenuhi persyaratan infrastruktur, belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
"SPPG yang telah melakukan pembenahan dan memenuhi seluruh standar akan diberikan kesempatan untuk kembali beroperasi. Kami ingin memastikan kualitas program terus meningkat dari waktu ke waktu," katanya.
Meski begitu, pemerintah tetap memberikan ruang pembinaan kepada mitra dapur MBG yang telah berkontribusi sejak awal program berjalan.
BGN menilai proses evaluasi dan pembinaan penting dilakukan agar seluruh dapur MBG mampu memberikan layanan makanan bergizi yang aman dan sesuai standar nasional.
"Kami menghargai kontribusi para mitra SPPG sejak awal program berjalan. Karena itu, proses pembinaan dan perbaikan dilakukan agar mereka dapat kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik dan sesuai standar nasional," tambah Dadan.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan di berbagai daerah.*
(d/dh)