JAKARTA -Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemulihan pascabencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penyaluran bantuan tersebut akan mulai dilakukan pada pekan depan melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.
Ia menyebut, tahap pertama bantuan sebelumnya telah disalurkan hampir mencapai Rp1 triliun dan kini akan dilanjutkan dengan nilai serupa berdasarkan data yang telah diverifikasi.
Baca Juga: Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos RI, Percepat Realisasi Pembangunan Sekolah Rakyat "Insyaallah minggu depan kami menyalurkan berdasarkan data-data yang terverifikasi dari beberapa kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, nilainya lebih dari Rp1 triliun," kata Saifullah Yusuf, Rabu (20/5/2026).
Saifullah menegaskan seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan berbasis data berjenjang dari pemerintah daerah yang kemudian diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan akurasi dan akuntabilitas.
Bantuan tersebut mencakup santunan kematian, santunan luka berat, bantuan stimulan sosial ekonomi, bantuan isian rumah, hingga jaminan hidup selama tiga bulan bagi warga terdampak.
Selain itu, Kemensos juga membahas perluasan cakupan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya di Aceh.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan harapan agar tambahan anggaran lebih dari Rp1 triliun untuk Aceh dapat segera direalisasikan guna mempercepat pemulihan ekonomi daerah.
Ia menyebut kondisi sosial ekonomi masyarakat Aceh mengalami penurunan signifikan pascabencana banjir dan longsor pada akhir 2025, termasuk pergeseran status ekonomi masyarakat ke kelompok yang lebih rentan.
"Dampak bencana menyebabkan peningkatan angka kemiskinan di Aceh," ujarnya.*
(an/dh)