JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia kini semakin dihormati di mata dunia internasional. Bahkan, sejumlah negara disebut mulai meminta bantuan kepada Indonesia dalam berbagai sektor strategis.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung prediksi sejumlah lembaga dan pakar internasional yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045 mendatang.
Baca Juga: Surya Paloh soal Rupiah Anjlok: Selain Optimisme, Apa Lagi yang Kita Punya? "Pakar-pakar dunia memperkirakan Indonesia akan menjadi ekonomi kelima bahkan keempat terbesar di dunia," ujar Prabowo.
Prabowo mengaku dirinya pun tak pernah membayangkan Indonesia bisa mencapai posisi tersebut. Menurutnya, tujuan utama pemerintah saat ini adalah memastikan rakyat hidup layak dan sejahtera.
"Saya sendiri tidak pernah bermimpi sejauh itu. Kita hanya ingin rakyat hidup layak dan sejahtera," katanya.
Presiden kemudian menceritakan pengalamannya saat melakukan kunjungan luar negeri sebagai kepala negara. Ia menyebut posisi Indonesia kini semakin diperhitungkan dan dihormati banyak negara.
"Saya kalau ke luar negeri sebagai Presiden Indonesia, saya sangat dihormati sekarang. Sangat dihormati," ungkapnya.
Prabowo mengatakan sejumlah negara bahkan mulai meminta bantuan kepada Indonesia, salah satunya terkait kebutuhan pupuk.
Menurutnya, produksi pupuk nasional kini surplus sehingga Indonesia mampu membantu negara lain, termasuk negara-negara yang ekonominya lebih maju.
"Mereka minta bantuan pupuk ke kita karena produksi pupuk kita lebih. Australia minta bantuan, India, Brasil, Filipina juga," jelasnya.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi bukti bahwa kapasitas Indonesia semakin kuat di tingkat global.