JAKARTA – Koops Habema angkat bicara terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang remaja perempuan bernama Nalince Wamang (17) di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, pada 7 Mei 2026.
Kepala Penerangan TNI Koops Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menyebut korban saat kejadian tengah beraktivitas mencari nafkah bersama keluarganya.
"Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhumah," ujar Wirya dalam keterangannya.
Baca Juga: Menaker Tekankan Pengawalan Ketat Implementasi PKB, Soroti Tantangan di Lapangan Namun, Koops Habema menegaskan tidak ada tindakan penembakan terhadap warga sipil sebagaimana yang beredar di sejumlah informasi. Pihak TNI menyebut justru melakukan upaya evakuasi medis terhadap korban.
"Personel di lapangan melakukan evakuasi secepat mungkin ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.
TNI juga membantah tuduhan bahwa ada tindakan penembakan yang dilakukan aparat terhadap korban. Jenazah almarhumah, kata dia, telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Wirya menambahkan, saat kejadian personel TNI tengah melakukan kegiatan aklimatisasi di area latihan. Ketika terdengar suara tembakan, personel bergerak menuju lokasi sesuai prosedur untuk memastikan keselamatan warga.
"Keberadaan kami di wilayah tersebut adalah untuk pengamanan objek vital nasional PT Freeport Indonesia serta melindungi masyarakat dari gangguan kelompok bersenjata," ujarnya.
Menanggapi permintaan keluarga, Koops Habema menyatakan telah memulai investigasi internal untuk mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh dan transparan. TNI juga siap berkoordinasi dengan Polri dalam proses pendalaman kasus ini.*
(dh)