JAKARTA - Nama Josepha Alexandra menjadi sorotan publik usai viral di media sosial karena diduga dicurangi dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Di tengah ramainya perbincangan publik, siswi SMAN 1 Pontianak itu mendapat perhatian langsung dari Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, yang menawarkan beasiswa kuliah gratis ke China.
Tawaran tersebut disampaikan Rifqi melalui sambungan video call bersama Josepha dan kemudian diunggah melalui akun media sosial pribadinya.
Baca Juga: Kontroversi LCC Empat Pilar Kalbar: Jawaban Siswa Benar Tapi Dinilai Salah, MPR Nonaktifkan Juri dan MC "Kalau Josepha berkenan, Abang mau kasih beasiswa kuliah gratis ke China," ujar Rifqi dalam video yang beredar, Rabu (13/5/2026).
Tak hanya menawarkan beasiswa pendidikan, Rifqi juga menyebut Josepha berpeluang memperoleh pekerjaan di perusahaan multinasional setelah menyelesaikan kuliahnya di China.
Meski demikian, ia meminta Josepha terlebih dahulu berdiskusi dengan orang tua dan guru terkait tawaran tersebut.
Rifqi juga mengaku bangga atas keberanian Josepha menyuarakan dugaan ketidakadilan dalam pelaksanaan lomba.
"Nanti secara institusi MPR akan memberikan klarifikasi dan permohonan maaf," katanya.
Selain itu, Rifqi yang juga alumni SMAN 1 Pontianak turut menyampaikan permintaan maaf secara pribadi atas polemik yang terjadi dalam final LCC tersebut.
Sebelumnya, final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat mempertemukan tiga sekolah, yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.
Namun, perlombaan itu menjadi viral setelah muncul dugaan kesalahan penilaian dalam sesi pertanyaan rebutan yang memicu protes publik di media sosial.
Menanggapi polemik tersebut, MPR RI akhirnya menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara atau MC yang bertugas pada kegiatan tersebut.