BOGOR – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman meninjau kesiapan pasukan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, menjelang keberangkatan 742 prajurit TNI ke Lebanon pada 22 Mei 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan akhir pasukan yang akan menggantikan kontingen Indonesia yang saat ini bertugas dalam misi perdamaian di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Usai peninjauan, Dudung menyatakan bahwa seluruh personel telah menjalani pembekalan secara maksimal dan dinilai siap melaksanakan tugas di daerah penugasan.
Baca Juga: Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Penyiraman Air Keras, TAUD Khawatir Ada Intimidasi "Saya lihat pasukan sudah siap. Tentunya ini adalah misi PBB, tetapi yang lebih penting adalah mengemban misi bangsa Indonesia," kata Dudung, Senin (11/5/2026).
Dudung menekankan bahwa prioritas utama dalam penugasan ini adalah keselamatan prajurit, menjaga nama baik Indonesia, serta pelaksanaan tugas secara profesional di lapangan.
Ia juga menyebut prajurit TNI memiliki reputasi baik di mata dunia internasional.
Menurutnya, kehadiran prajurit Indonesia dalam misi perdamaian kerap mendapatkan apresiasi karena dikenal memiliki sikap humanis, disiplin, dan profesional dalam menjalankan tugas.
"Karena misi perdamaian ini, khususnya tentara Indonesia sangat diidam-idamkan di sana karena keramahannya, kepeduliannya, keseriusannya dalam melaksanakan tugas," ujarnya.
Dudung juga meminta doa restu dari masyarakat Indonesia agar seluruh prajurit dapat menjalankan tugas dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.
"Kepada seluruh rakyat Indonesia, mohon doa restu, semoga seluruh pasukan ini menjalankan tugas dengan lancar, dan kita harapkan kembali dengan selamat," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Sugiono yang turut hadir menegaskan pentingnya peran prajurit sebagai representasi bangsa di kancah internasional.
Ia meminta agar seluruh personel menjalankan tugas dengan ikhlas, penuh semangat, serta mengutamakan keselamatan.