BANDA ACEH – Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah memimpin langsung prosesi pembaretan terhadap 30 personel Bintara Remaja Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Aceh di Markas Komando Brimob Jeulingke, Banda Aceh, Senin, 11 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diawali dengan apel kesiapsiagaan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh, dilanjutkan dengan penghormatan jajar serta tradisi keliling markas untuk mengenalkan lingkungan satuan kepada para bintara remaja.
Selanjutnya, para peserta mengikuti yel-yel korps Brimob sebelum menjalani prosesi penyematan baret biru sebagai simbol resmi bergabungnya mereka ke dalam Korps Brimob Polri.
Baca Juga: Dorong Generasi Emas 2045, Bunda PAUD Aceh Kampanyekan Gemar Makan Ikan di Sabang Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Aceh, pejabat utama Kepolisian Daerah Aceh, Dansat Brimob Polda Aceh, Danden Gegana, serta jajaran perwira dan personel Satbrimob.
Dalam amanatnya, Marzuki menekankan pentingnya menjaga kehormatan baret biru sebagai simbol disiplin, loyalitas, dan pengabdian kepada negara.
"Jangan nodai baret biru kita. Kita adalah pasukan yang dididik dengan disiplin tinggi," kata Marzuki.
Ia juga mengingatkan personel untuk menghindari pelanggaran disiplin serta saling mengingatkan sesama anggota agar tetap menjalankan tugas sesuai aturan.
Menurut dia, tantangan tugas Brimob ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya ancaman keamanan dan dinamika global.
Karena itu, personel Brimob diminta terus meningkatkan kemampuan khusus seperti penjinakan bom, antiteror, hingga kemampuan tempur hutan.
Marzuki juga mendorong anggota Satbrimob Polda Aceh untuk mengikuti berbagai pelatihan lanjutan, termasuk di pusat pelatihan Brimob di Watukosek maupun pelatihan berskala internasional.
Di akhir amanatnya, Kapolda Aceh mengucapkan selamat kepada 30 bintara remaja yang telah menyelesaikan pelatihan fisik dan mental hingga resmi menyandang baret biru Brimob.