ACEH UTARA – Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, menjadi lokasi puncak peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 yang digelar di Komplek Huntara Gampong Tanjong Dalam Selatan, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini mengangkat semangat pemulihan dan kebangkitan masyarakat pasca bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November tahun lalu, sekaligus memperkuat implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.
Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, menyampaikan bahwa pemilihan Langkahan sebagai lokasi puncak peringatan memiliki makna khusus sebagai simbol kebangkitan masyarakat terdampak bencana.
Baca Juga: Polda Sumut Ungkap 22 Kg Sabu di Parkiran Mal Medan Sunggal, Disembunyikan dalam Tangki Mobil Dimodifikasi "Dari Langkahan, kita gaungkan Hari Posyandu ke seluruh Indonesia," ujar Tri Tito.
Ia menegaskan bahwa momentum Hari Posyandu harus menjadi penguat komitmen bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui layanan imunisasi, vaksinasi, serta penguatan layanan berbasis 6 SPM Posyandu.
Konsep 6 SPM Posyandu mencakup layanan terpadu di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
Transformasi ini diharapkan mampu memperluas peran Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat yang lebih komprehensif.
"Semoga Hari Posyandu menyatukan kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP Posyandu Aceh, Marlina Muzakir, yang akrab disapa Kak Na, menyampaikan apresiasi atas penunjukan Aceh sebagai tuan rumah puncak peringatan nasional.
Ia juga mengajak seluruh kader Posyandu untuk mengoptimalkan implementasi 6 SPM Posyandu dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Ini menjadi momentum penting bagi Aceh untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan publik," ujarnya.