JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dalam upacara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 April 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Qodari yang sebelumnya menjabat sebagai KSP ditunjuk sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).
Pelantikan berlangsung dengan tata upacara kenegaraan.
Baca Juga: Diduga Ada ‘Mafia Sembako’? Harga Naik, Stok Hilang Usai Sidak! Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan keputusan presiden mengenai pengangkatan pejabat negara.
Prabowo kemudian memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh Dudung dan Qodari.
Dalam sumpah tersebut, keduanya berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar 1945 serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Demi Allah saya bersumpah. Bahwa saya, akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Prabowo saat memandu sumpah.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut menghadiri pelantikan tersebut, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Hadir pula sejumlah menteri kabinet, termasuk Yusril Ihza Mahendra, Zulkifli Hasan, Pratikno, dan Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain itu, tampak pula Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Panglima TNI Agus Subianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Pengangkatan Dudung sebagai KSP menandai pergeseran penting dalam struktur Kantor Staf Presiden.
Purnawirawan jenderal TNI itu sebelumnya dikenal sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 2021–2023 dan kini dipercaya mengemban peran strategis dalam mengawal program prioritas pemerintah.