MEDAN - Dinamika pemilihan Ketua Wartawan Unit Pemko Medan (PWPM) memasuki fase akhir pendaftaran dengan munculnya konsolidasi antar kandidat dan pendukung.
Dua tokoh jurnalis, M. Edison Ginting dan Zainul Abdi Nasution, menggelar pertemuan yang disebut sebagai langkah menjaga soliditas dan persatuan wartawan di lingkungan Pemko Medan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Ducan Cafe, Jalan Sakti Lubis, Medan, Kamis (23/4/2026), dan dihadiri oleh tim pendukung Zainul Abdi yang sebelumnya telah mendapat dukungan dari puluhan wartawan pemilik suara.
Baca Juga: Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid At Tawwabin, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Serahkan Bantuan dan Santunan Anak Yatim Dalam kesempatan itu, Zainul Abdi Nasution menyampaikan bahwa dirinya memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonan. Ia mengaku saat ini tengah fokus pada pendidikan pascasarjana serta amanah jabatannya sebagai Bendahara Wartawan Unit Pemprov Sumut.
"Saat ini dengan berbagai pertimbangan, saya sedang menjalani perkuliahan S2. Selain itu saya juga masih menjabat di organisasi. Ini semua demi menjaga kesolidan kawan-kawan wartawan," ujar Zainul.
Meski tidak maju dalam kontestasi, Zainul menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kebersamaan antarjurnalis. Ia juga meminta para pendukungnya untuk tetap solid dan terbuka berdiskusi dengan semua pihak, termasuk kubu Edison Ginting.
Ia menekankan agar tidak terjadi perpecahan di kalangan wartawan unit Pemko Medan, serta mendorong budaya dialog dalam setiap perbedaan pandangan.
Sementara itu, M. Edison Ginting dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kebersamaan wartawan tetap terjaga dalam proses pemilihan maupun setelahnya.
"Saya berharap kebersamaan ini terus kita bangun. Jangan sungkan untuk menyampaikan pendapat. Yang penting kita tetap saling komunikasi," ujarnya.
Edison juga menegaskan pentingnya menghindari perbedaan yang dapat memecah solidaritas wartawan di lingkungan Pemko Medan.
Usai pertemuan tersebut, Edison Ginting dijadwalkan mendaftarkan diri ke panitia pemilihan pada hari yang sama, didampingi tim pendukungnya.
Menariknya, Zainul Abdi turut mengerahkan pendukungnya untuk ikut mengiringi proses pendaftaran tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap persatuan.