MIMIKA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti minimnya penerangan di ruang kelas saat meninjau Sentra Pendidikan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa, 21 April 2026.
Saat memasuki salah satu ruang kelas yang tengah berlangsung pelajaran matematika, Gibran mendapati kondisi ruangan yang gelap.
"Gelap sekali ruangan kelasnya. Listriknya mati, Pak Guru?" ujarnya kepada tenaga pengajar.
Baca Juga: Akhiri Penantian 22 Tahun, DPR Akhirnya Sahkan UU PPRT! Ini 12 Poin Pentingnya Dari pengamatannya, hanya satu lampu yang berfungsi di dalam kelas tersebut. Kondisi itu membuat pencahayaan tetap minim meski jendela telah dibuka.
Dalam kunjungan itu, Gibran meninjau sejumlah fasilitas pendidikan, mulai dari ruang kelas hingga laboratorium.
Di laboratorium informatika, ia menyoroti metode pembelajaran yang dinilai belum optimal, terutama terkait penggunaan formula dalam aplikasi Microsoft Excel.
"Belum diajarkan materi formula? Input angkanya masih manual?" tanya Gibran kepada guru informatika.
Guru menjelaskan materi tersebut baru akan diberikan saat siswa naik ke kelas XI.
Sentra Pendidikan Mimika menampung 1.031 siswa, terdiri dari 205 siswa sekolah dasar, 285 siswa sekolah menengah pertama, dan 541 siswa sekolah menengah atas.
Selain fasilitas belajar, Gibran juga meninjau asrama siswa. Ia kembali menyoroti persoalan serupa, yakni minimnya penerangan di lorong bangunan.
"Maintenance-nya agak kurang," katanya.
Kepala SMP Negeri Sentra Pendidikan, Anton Rante, menjelaskan bahwa fasilitas asrama disediakan bagi siswa dari wilayah terpencil, seperti daerah pesisir dan kampung yang jauh dari pusat kota.