JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan pemulihan konektivitas di wilayah Sumatera yang terdampak bencana telah berjalan signifikan.
Mayoritas infrastruktur jalan dan jembatan nasional kini kembali berfungsi dan mendukung mobilitas masyarakat di daerah terdampak.
Berdasarkan data Kementerian PU per pertengahan April 2026, sebanyak 107 ruas jalan nasional yang sempat terdampak bencana telah pulih sepenuhnya.
Baca Juga: Fahri Hamzah Ungkap Prabowo Tak Ingin Dua Periode Jika Tak Berprestasi: Beliau Malu Selain itu, 43 unit jembatan nasional juga telah kembali beroperasi.
Untuk jaringan jalan daerah, penanganan telah dilakukan pada 2.277 dari total 2.421 ruas terdampak atau sekitar 94 persen.
Sementara itu, 792 dari 1.181 jembatan terdampak atau sekitar 67 persen juga telah kembali difungsikan.
Di tingkat wilayah, pemulihan konektivitas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilaporkan telah mencapai kondisi penuh untuk ruas jalan dan jembatan nasional, sehingga akses antarwilayah kembali terbuka bagi masyarakat.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebut pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana.
Menurut dia, akses transportasi merupakan faktor kunci dalam memastikan distribusi bantuan dan pemulihan aktivitas sosial-ekonomi.
"Konektivitas adalah urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi. Dalam kondisi bencana, yang paling utama adalah memastikan akses tetap terbuka agar penanganan darurat, distribusi bantuan, dan mobilitas warga dapat berjalan," kata Dody, Jumat, 17 April 2026.
Ia menegaskan Kementerian PU terus berupaya mempercepat pemulihan melalui berbagai langkah teknis, termasuk pemasangan jembatan darurat di wilayah yang aksesnya terputus.
Sejumlah jembatan darurat jenis Bailey dengan bentang hingga 30 meter dan kapasitas beban 30 ton telah dipasang.