JAKARTA – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo melontarkan candaan soal penampilannya hingga isu "stunting" saat menghadiri peluncuran buku Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman sekaligus perayaan ulang tahun ke-70 Ketua MK pertama Jimly Asshiddiqie di Gedung MK, Jakarta, Jumat, 17 April 2026.
Dalam sambutannya, Suhartoyo mengaku kerap menerima candaan dari sejumlah pihak, termasuk soal penampilan yang disebut "paling kucel" di antara pimpinan lembaga negara.
Ia juga menyinggung candaan dari Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih yang pernah membandingkan dirinya dengan pimpinan lembaga lain.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami "Saya sempat dibilang paling kucel dibanding yang lain," ujar Suhartoyo disambut tawa para hadirin.
Suhartoyo kemudian mengutip candaan Jimly Asshiddiqie yang menyebut dirinya "stunting" saat membandingkan postur tubuhnya dengan hakim konstitusi baru, Liliek Prisbawono Adi.
"Tadi Prof Jimly bilang ke Pak Liliek, 'Wih tinggi orangnya, enggak seperti ketua ini, stunting'. Wih saya dibilang stunting sama Prof Jimly," kata Suhartoyo sambil tertawa.
Candaan itu kemudian ia kaitkan dengan banyaknya perkara uji materi undang-undang terkait program makan bergizi gratis (MBG) yang tengah diperiksa di Mahkamah Konstitusi.
"Nah kalau saya bener stunting, hari ini banyak pengujian UU tentang MBG. Apa saya nanti harus izin MKMK untuk menggunakan hak ingkar saya?" ujarnya disambut gelak tawa.
Ia kembali menambahkan, "Karena bagi saya MBG penting. Kalau saya benar stunting kan."
Acara peluncuran buku tersebut juga dihadiri sejumlah hakim konstitusi dan akademisi hukum tata negara.*
(tb/ad)